TEBO, Berandajambi - Pandemi covid-19 sudah mempengaruhi perubahan sektor sosial ekonomi di tengah masyarakat. Begitu juga yang di rasakan oleh Pemerintah Desa Sukamaju, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo, Jambi, yang awalnya sudah mulai membangun tempat wisata keluarga yaitu Wisata Jatista, namun saat pandemi menyerang tempat wisata tersebut terpaksa di berhentikan beroperasi.
Kepala Desa Sukamaju Hari Anggoro saat di wawancarai pada Rabu (19/01/2022) menyampaikan pada tahun 2018 kami sudah mulai membangun fasilitas tempat wisata keluarga agar menambah PAD Desa, dan juga sudah mulai beroperasi serta di kunjungi masyarakat, namun di akhir 2019 kita semua di serang pandemi covid-19.
"Di saat Pandemi menyerang, kami Pemerintah Desa terpaksa memberhentikan pembangunan wisata tersebut dan juga di tambah larangan berkumpul, sehingga tempat wisata yang baru mulai beroperasi dan baru di bangun tersebut terpaksa di tutup," ujarnya.
Lanjutnya, saat tempat wisata itu di tutup memang kami Pemerintah Desa mengakui kurang mengurusnya dikarenakan kami sibuk melayani masyarakat demi memutuskan mata rantai wabah covid-19.
"Saat ini, seperti kita ketahui bahwa wabah covid-19 ini sudah jauh berkurang dan kami Pemerintah Desa akan berupaya kembali mengoperasikan serta menjalani tempat wisata tersebut," tuturnya.
Pertama kami Pemerintah Desa akan berupaya membersihkan area wisata ini, karena memang sudah banyak di tumbuhi rumput-rumput.
Selanjutnya, kami Pemerintah Desa juga akan berupaya mengoperasikan dan menjalankan wisata ini agar menambah pemasukan PAD demi kesejahteraan warga Desa Sukamaju.
"Semoga rencana ini, berjalan dengan baik. Dan kami berharap dukungan dari semua lapisan masyarakat demi kemajuan Desa Sukamaju kita tercinta ini," harap Kades Sukamaju.
Kades juga berharap, adanya dukungan dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan dan jika ada investor yang ikut membantu kami Pemerintah Desa akan menerima dengan senang hati. (Hr).
Tulis Komentar