Forkompincam Muko-muko Bathin VII Gelar Razia Vaksin

$rows[judul]

BUNGO, Berandajambi – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Muko-muko Bathin VII gelar razia kartu vaksin didepan kantor polsek, yang juga dihadiri oleh danramil 416-01 Rantau Pandan Kapten Abasri, Camat Muko-muko Bathin VII Zamroni dan Kapolsek Iptu Moh Hasyim Asyari serta para petugas puskesmas. Sabtu (16/10/2021). 

Razia kartu vaksin yang digelar ini sudah berlangsung satu minggu yang dilaksanakan setiap hari guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lakukan vaksin dan dapat mencegah kurangnya penyebaran covid 19.

Razia ini mengacu pada peraturan Presiden RI, no.14 tahun 2021 pasal 13 A ayat 2 dan pasal 13 B serta surat edaran dari dirjen pencegahan pengendalian penyakit kementerian kesehatan no.hk.02.02/I/1727/2021 tentang vaksinasi tahap 3 bagi masyarakat rentan serta masyarakat umum lainnya dan pelaksanaan vaksinasi covid 19 bagi anak usia 12-17 tahun dan dijelaskan bahwa setiap warga negara yang berusia 12 tahun keatas Wajib Vaksin, dengan demikian tujuan razia untuk mengajak masyarakat ikut vaksin dalam rangka mensukseskan vaksinasi massal Nasional menuju Indonesia sehat.


Kapolsek Muko-muko Bathin VII Iptu Moh Hasyim Asyari mengatakan sasaran ini hampir 500 lebih masyarakat yang terjaring razia kartu vaksin, karena dengan cara penegasan seperti ini tumbuh kesadaran masyarakat pentingnya untuk divaksin.

“Dengan adanya razia kartu vaksin bersama Forkompincam ini kita menumbuh kesadaran masyarakat agar terhindar dari penyebaran covid 19 secara khusus, karena sudah diatur dalam peraturan presiden masyarakat wajib vaksin,” ucapnya. 

Selain itu Kapolsek juga Berharap masyarakat dapat ikut vaksin sehingga terhindar dari penyebaran covid 19, dan menurunkan angka penyebaran covid 19 di wilayah sektor Muko-Muko Bathin VII.

“Semoga dengan giat rutin yang dilaksanakan hampir seminggu ini, masyarakat yang dari Bungo menuju Kecamatan Rantau Pandan dan Bathn III Ulu bisa kita sterilkan sesuai dengan kesadaran mereka, mudah-mudahan hal ini dapat menjadi pemulihan kesehatan masyarakat setempat dan sekitarnya,” pungkasnya. (Aal Kokard).

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)