MERANGIN, Berandajambi – Proses penjaringan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Merangin periode 2020-2025 yang telah memakan waktu hampir setengah tahun memasuki skema gugur.
Di mana sejak dibuka pendaftaran tanggal 10 Oktober 2020, dari 18 orang yang telah menjalani sejumlah tes mulai administrasi, kompetensi dan wawancara, kini nama-namanya sedang ‘digodok’ oleh Panitia Seleksi (Pansel) untuk dipilih se cukup yang dibutuhkan.
Sayangnya, masyarakat yang menunggu hasil tersebut meski gigit jari sebab jumlah yang lolos dari 18 orang tersebut tidak akan di umum ke publik.
Informasi itu didapat setelah Ketua Pansel A Ghani melalui Sekretaris Pansel Eko Saputra menerangkan bahwa bagi mereka yang lolos tahap selanjutnya akan dihubungi secara pribadi.
“Untuk pendaftaran memang kita umumkan ke publik, tapi untuk siapa yang lolos dari 18 ke tahap selanjutnya hanya di umum lewat peserta yang ikut saja”, papar Eko yang juga merupakan Kabag Kesra Setda Merangin lewat sambungan telepon, Senin (15/02/2021).
Menariknya saat ditanya kepastian berapa orang yang bakal lulus dan namanya akan diusulkan untuk mendapat rekomendasi pengangkatan dari Baznas, Eko menjawab bisa 10 atau 11 orang.
“Nama-nama tersebut belum final masih dibahas, bisa 10 atau 11 nama”, katanya.
Lebih lanjut, menurut pihaknya tak ada aturan yang menyebutkan berapa jumlah nama yang harus dimintakan pertimbangan pengangkatan kepada Baznas oleh Bupati sebelum diangkat.
“Tapi tetap dari 10 atau 11 itu nanti yang diambil tetap 5 orang,” tambahnya.
Sementara jika merujuk pada Perbaznas Nomor 1 tahun 2019, Pasal 9 ayat (1) disebutkan bahwa panitia seleksi menetapkan calon Pimpinan Baznas Kabupaten/Kota yang lulus seleksi sebanyak 2 (dua) kali jumlah calon Pimpinan Baznas Kabupaten/Kota yang dibutuhkan.
Dan untuk tingkatan Baznas Kabupaten, masih dalam Perbaznas tersebut pasal 2 ayat (1) menyebut Pimpinan Basnaz Kabupaten/Kota terdiri atas 1 (satu) orang ketua; dan paling banyak 4 (empat) orang wakil ketua.
Menyangkut jadwal, panitia juga belum bisa menjelaskan kapan nama dan bahan akan dikirim ke Baznas namun pihaknya memberikan gambaran bahwa kemungkinan tahapan seleksi akan selesai pada bulan Maret 2021.
“Kemarin kan ada Pilkada dan juga Covid, yang jelas jadwalnya diperpanjang sampai Maret. Pimpinan periode yang lalu juga SK-nya sudah diperpanjang sampai Maret. Kalo soal kapan dikirim nama-nama itu kita sudahkan dulu pembahasannya”, pungkas Eko. (cr2).
Tulis Komentar