Peserta Kemah Bakti ke-1 Karang Taruna Kabupaten Bungo Nanjak ke Puncak Bukit Puhong

$rows[judul]

BUNGO, Berandajambi - dipimpin oleh Sekretaris Umum Karang Taruna Kabupaten Bungo Jontoni Fadila serta koordinator pendakian Heri Jarimy beserta 23 peserta kemah bakti ke 1 karang taruna berhasil melewati proses rintangan-rintangan yang indah menuju puncak Bukit Puhong, yang berada di Dusun Sungai Telang, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo pada pagi Minggu (14/11/2021). 

Sebelum keberangkatan M. Hasbi Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Bungo melepas keberangkatan tersebut pada pukul 03.00 wib di lapangan tepian rajo, setengah jam perjalanan baru bertolak ke pintu gerbang pendakian puncak puhong, selain dari 23 peserta penikmat alam Bungo ini juga ada 3 orang porters dan 1 wanita cilik .

"Dengan melepas keberangkatan kawan-kawan semua semoga mendapatkan ilmu pengalaman tentang kesetiakawanan, jaga kekompakan satu sama lain karena semua butuh kerja sama," ujarnya.

Lanjut Hasbi dengan melepas 23 peserta kemah bakti dan didampingi 3 porters dan 1 wanita cilik, mudah-mudahan kawan-kawan semua berhasil sampai puncak puhong, dan menumbuh kembangkan kebersamaan. Selain itu sampai dipuncak tancapkan bendera Karang Taruna Kabupaten Bungo agar tanda kebesaran karang taruna yang diwakili oleh kawan-kawan semua bisa memberikan makna yang besar tentang alam ini. 

Sementara itu Sekretaris Umum Jantoni Fadila yang juga peserta pendakian, mensupport dan memotivasi semua kawan-kawan agar semua yang muncak ini tidak ada yang kembali turun demi kebersamaan dan kesetiakawanan jangan sampai mengeluh lewati rintangan, karena semua adalah proses hidup untuk kemajuan dengan melestarikan alam Bungo ini. 

"Walaupun kawan-kawan sebagian sudah merasa kelelahan dengan rintangan yang membuat semangat kendor, namun kawan-kawan tersebut bertumpu pada gadis cilik berumur 11 tahun yang mampu lebih dulu sampai ke puncak, dan hal itu yg membuat kawan-kawan tetap semangat. Alhamdulillah semua berhasil sampai kepuncak Puhong dengan ketinggian 800 Mdpl," jelasnya. 

Sedangkan Heri Jarimy yang juga pimpinan tim berharap walaupun kita semua dari Desa yang berbeda-beda namun disaat kita satu tim dan demi mencapai puncak yang sama maka penerapan tata tertib wajib kita tahu dan bertanggung jawab.

"Semua kawan apa pun yang kita bawa dari bawah nanti saat pulang kita bawa kembali, karena lestarinya alam itu tergantung dengan kita sendiri agar lestari alam bisa dinikmati dan bisa dijaga dengan baik," pungkasnya. (Aal Kokard).

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)